Profil Kota Tasikmalaya

Sejarah Terbentuknya Kota Tasikmalaya

Profil Lengkap Kota Tasikmalaya

Awal perkembangan Kota Tasikmalaya sebagai suatu daerah otonomi tidak bisa dilepaskan dari awal mula terciptanya kabupaten Tasikmalaya sebagai daerah kabupaten induknya. 

Sebelumnya menjadi sebuah daerah otonom, kota Tasikmalaya merupakan sebuah ibukota dari kabupaten Tasikmalaya. Tak lama berselang meningkat statusnya menjadi kota administratif yaitu pada tahun 1976, tepat pada saat A. Bunyamin menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya. Tak lama berselang kemudian menjadi pemerintahan kota yang mandiri pada saat masa Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya dipimpin oleh H. Suljana W.H.

Kota Tasikmalaya merupakan salah satu kota berkembang di provnsi Jawa Barat. Kota Tasikmalaya berada di lokasi yang sangat strategis yang menghubungkan kota Ciamis dengan kab. Garut sehingga banyak dilintasi oleh kendaraan, terutama pada saat libur hari besar. Kota ini terletak pada 108° 08′ 38″ – 108° 24′ 02″ BT dan 7° 10′ – 7° 26′ 32″ LS di bagian Tenggara wilayah Provinsi Jawa Barat. 

Pada awal pembentukannya, wilayah kota Administratif Tasikmalaya meliputi 3 Kecamatan yaitu Cipedes, Cihideung dan Tawang dengan 13 desa. Kemudian tak lama berselang, melalui Surat Keputusan No. 133 Tahun 2001, tanggal 13 Desember 2001 Komisi Pemilihan Umum membentuk Panitia Pengisian Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tasikmalaya (PPK-DPRD), selanjutnya pengangkatan anggota DPRD Kota Tasikmalaya disahkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat, No. 171/Kep.380/Dekon/2002, tanggal 26 April 2002, dan pada tanggal 30 April 2002 keanggotaan DPRD Kota Tasikmalaya pertama diresmikan. Kemudian pada tanggal 14 November 2002, Drs. H. Bubun Bunyamin dilantik sebagai Wali Kota Tasikmalaya, sebagai hasil dari tahapan proses pemilihan yang dilaksanakan oleh legislatif.

Sesuai Undang-Undang No. 10 Tahun 2001 bahwa wilayah Kota Tasikmalaya terdiri dari 8 Kecamatan dengan jumlah Kelurahan sebanyak 15 dan Desa sebanyak 54, tetapi dalam perjalanannya melalui Perda No. 30 Tahun 2003 tentang perubahan status Desa menjadi Kelurahan, desa-desa dilingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya berubah statusnya menjadi Kelurahan, oleh karena itu maka jumlah kelurahan menjadi sebanyak 69 kelurahan, sedangkan untuk kecamatan bertambah menjadi 10 kecamatan, yang antara lain :
  1. Bungursari
  2. Cibeureum
  3. Cihideung
  4. Cipedes
  5. Indihiang
  6. Kawalu
  7. Mangkubumi
  8. Purbaratu
  9. Tamansari
Itulah daftar kelurahan baru yang saat ini diakui oleh Pemerintahan.

Pemerintahan

Kota Tasikmalaya diresmikannya sebagai Kota Administratif Tasikmalaya melalui Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1976, dengan Wali Kota Administratif Pertama yaitu Drs. H. Oman Roosman yang dilantik oleh Gubernur Jawa Barat H. Aang Kunaefi. Pada awal pembentukannya, wilayah Kota Administratif Tasikmalaya meliputi 3 Kecamatan yaitu Cipedes, Cihideung, dan Tawang dengan jumlah desa sebanyak 13 desa.

Melalui Surat Keputusan No. 133 Tahun 2001, tanggal 13 Desember 2001 Komisi Pemilihan Umum membentuk Panitia Pengisian Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tasikmalaya (PPK-DPRD), selanjutnya pengangkatan anggota DPRD Kota Tasikmalaya disahkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat, No. 171/Kep.380/Dekon/2002, tanggal 26 April 2002, dan pada tanggal 30 April 2002 keanggotaan DPRD Kota Tasikmalaya pertama diresmikan. Kemudian pada tanggal 14 November 2002, Drs. H. Bubun Bunyamin dilantik sebagai Wali Kota Tasikmalaya, sebagai hasil dari tahapan proses pemilihan yang dilaksanakan oleh legislatif.

Sesuai Undang-Undang No. 10 Tahun 2001 bahwa wilayah Kota Tasikmalaya terdiri dari 8 kecamatan dengan jumlah kelurahan sebanyak 15 dan desa sebanyak 54, kemudian melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 30 Tahun 2003 tentang perubahan status desa menjadi kelurahan, desa-desa di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya berubah statusnya menjadi kelurahan, maka jumlah kelurahan menjadi sebanyak 69 kelurahan, selanjutnya kecamatan di Kota Tasikmalaya dimekarkan lagi sehingga menjadi sepuluh kecamatan.

Berikut ini urutan pemegang jabatan Wali Kota Administratif Tasikmalaya, dari terbentuknya Kota Administratif sampai menjelang terbentuknya Pemerintah Kota Tasikmalaya:
  1. Oman Roesman (1976-1985)
  2. Yeng Ds. Partawinata (1985-1989)
  3. R. Y. Wahyu (1989-1992)
  4. Erdhi Hardhiana (1992-1999)
  5. Bubun Bunyamin (1999-2007)
  6. Syarif Hidayat (2007-2012)
  7. Drs. H. Budi Budiman (2012-2017) 
  8. Drs. H. Budi Budiman (2017-2022)
Itulah daftar wali kota Tasikmalaya dari periode ke periode. Saat ini kota Tasikmalaya dipimpin oleh walikota Drs. H. Budi Budiman dan wakilnya Drs. H. Muhammad Yusuf. 

Batas Wilayah

Berikut ini batas wilayah kota Tasikmalaya berdasarkan lokasi geografinya :
Arah Perbatasan Berbatasan Dengan
Barat Kab.Tasikmalaya
Utara Kab.Tasikmalaya dan Kab.Ciamis
Timur Kab.Tasikmalaya
Selatan Kab.Tasikmalaya

Potensi Bisnis

Kota Tasikmalaya merupakan kota yang mempunyai potensi bisnis kerajinan yang cukup baik. Salah satu potensi bisnis unggulan kota Tasikmalaya adalah industri kerajinan bordir. Persaingan di dunia perusahaan bordir di  kawasan Tasikmalaya saat ini sangatlah ketat. Keadaan tersebut ditandai dengan banyaknya perusahaan bordir yang ada di Tasikmalaya.

Industri perusahaan bordir di kota Tasikmalaya berkembang cukup pesat dan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak khususnya kaum perempuan. Daerah yang di kenal sebagai sentra Industri Bordir terdapat di Kecamatan Kawalu yaitu kelurahan Tanjung, Karsamenak, Cibeuti, Cilamajang, Talagasari, Gunung Tandala, Karang Anyar dan Karikil.

Suksesnya perusahaan Bordir di kecamatan Kawalu ternyata tidak lepas dari jasa seorang ibu. Menurut sejarah, industri Bordir Tasik pertama kali tumbuh dan berkembang pada tahun 1925 di Desa Tanjung Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya. Salah seorang perintisnya adalah seorang wanita bernama Hj. Umayah binti H. Musa, yang pada tahun sebelumnya bekerja di perusahaan kebangsaan Amerika, Singer. 

Makanan Khas dan Kesenian

Kota Tasikmalaya mempunyai beragam makanan khas yang unik dan lezat diantaranya colenak, ubi ungu, opak beca, ranginang, dan masih banyak lagi . Selain itu kota Tasikmalaya juga terkenal dengan sentra kerajinan Payung geulis dan Kelom Geulis yang berada di daerah Panyingkiran.

Lihat Juga :

0 Response to "Profil Kota Tasikmalaya"

Posting Komentar